WINA, 16 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Huawei memaparkan visi pembangunan jaringan optik terpadu "LIGHTS" dalam ajang Optical Transport Innovation Summit yang menjadi rangkaian acara NetworkX 2026. Huawei mengidentifikasi tiga gelombang peluang bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi operator telekomunikasi, serta menjelaskan peran solusi OTN generasi baru dalam memperkuat jaringan optik yang berpusat pada pusat data AI (AIDC) dan mendorong pertumbuhan bisnis.
AI Menghadirkan Tiga Peluang Pertumbuhan bagi Operator Telekomunikasi
Perkembangan pesat AI menghadirkan tiga peluang penting bagi operator telekomunikasi, yakni interkoneksi pusat data bagi hyperscaler, jalur privat untuk memenuhi kebutuhan daya komputasi perusahaan, serta layanan terpadu komputasi dan jaringan. Perubahan ini turut menggeser kebutuhan jaringan transportasi optik. Jaringan yang semula berfokus pada konsumen dan rumah tangga (ToC dan ToH) kini harus melayani kebutuhan bisnis (ToB) dan AI. Hal serupa terjadi dalam perencanaan jaringan. Kini, fokusnya beralih dari pendekatan berdasarkan wilayah administratif menuju perencanaan yang berpusat pada AIDC.
OTN Generasi Baru yang Memperkuat Jaringan Optik Berbasis AIDC
Untuk menangkap peluang tersebut, operator membutuhkan jaringan optik terpadu yang berpusat pada AIDC. Huawei mengusulkan jaringan target LIGHTS sebagai prioritas bagi operator di era AI. Jaringan ini mengandalkan enam kemampuan utama: latensi rendah (Low Latency), operasi cerdas (Intelligent Operation), fondasi ramah lingkungan (Green Foundation), keandalan tinggi (High Reliability), kapasitas tingkat terabit per detik (Tbps), serta jaminan keamanan (Security Assurance).
Gavin Gu, President, Optical Transmission Network Domain, Huawei, memaparkan solusi OTN generasi baru yang mendukung pembangunan jaringan LIGHTS, baik untuk interkoneksi antarpusat data (DCI) maupun konektivitas di dalam pusat data AI (DCA).
Untuk kebutuhan DCI, solusi tersebut menyediakan kapasitas dengan kecepatan yang sangat tinggi, dari 800G hingga 2T, serta kumpulan kapasitas OTN yang dapat disiapkan terlebih dahulu ke berbagai arah dengan penggunaan sumber daya minimal. Kemampuan ini membantu operator mempercepat waktu peluncuran layanan ke pasar (time-to-market/TTM), memaksimalkan kapasitas serat optik, serta memenuhi kebutuhan bandwidth hingga level Tbps dan pengiriman layanan secara cepat untuk lalu lintas DCI.
Sementara itu, untuk DCA, Huawei menawarkan OXC OTN terpadu (end-to-end/E2E) dengan arsitektur mesh dan koneksi langsung one-hop. Solusi lainnya mencakup WSON dengan respons milidetik untuk menjamin ketersediaan tinggi, fgOTN dengan bandwidth fleksibel dari 10 Mbps hingga 1 Gbps, serta solusi QKD terintegrasi untuk enkripsi kuantum. Huawei juga meningkatkan perangkat keras dan perangkat lunak OTN generasi baru guna menghadirkan jaringan terpadu tanpa gangguan (zero-outage network).
Jaringan Optik LIGHTS Mendorong Pertumbuhan Bisnis
Dengan dukungan jaringan optik LIGHTS, operator mulai beralih dari model bisnis yang hanya mengandalkan penjualan bandwidth ke penyediaan kemampuan inti dan layanan bernilai tambah. Layanan jalur privat untuk kebutuhan daya komputasi pun berkembang. Jika sebelumnya hanya berfokus pada bandwidth, layanan ini kini mencakup sejumlah aspek lain, seperti latensi, keandalan, dan keamanan. Perkembangan tersebut memberi ruang bagi operator untuk menawarkan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap industri sekaligus memperkuat daya tawar dalam penetapan harga. Integrasi layanan komputasi dan jaringan juga semakin berkembang. Di Provinsi Hubei, Tiongkok, misalnya, operator memadukan keunggulan jaringan dan komputasi untuk menghadirkan layanan terpadu bagi berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan keuangan.
Jaringan optik LIGHTS yang dirancang untuk era AI membantu operator menangkap peluang bisnis berbasis AI, mengoptimalkan monetisasi jaringan, dan mendorong pertumbuhan usaha. Huawei akan bekerja sama dengan mitra industri untuk mengembangkan inovasi teknologi dan memperluas peluang bisnis, serta mempercepat transformasi industri transportasi optik di era AI.

















