Kronologi Tewasnya Putri Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo di Semarang

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 27 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Jenazah. (Dok. Bintangnews.com/M. Rifai Azhari)

Ilustrasi Jenazah. (Dok. Bintangnews.com/M. Rifai Azhari)

BINTANGNEWS.COM – Tersangka AN (22), seorang mahasiswa yang menjadi pelaku tindak kekerasan hingga menewaskan seorang remaja perempuan berinisial ABK (16).

ABK adalah putri Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo,

menjalani sebanyak 45 adegan prarekonstruksi tindak pidana tersebut.

Prarekonstruksi kasus kematian anak Penjabat Gubernur Papua Pegunungan itu digelar di Indekos Venus, Jalan Pawiyatan Luhur, Kota Semarang, Kamis, 25 Mei 2023.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Semarang Ajun Komisaris Polisi Ni Made Sriniri memberikan keterangan.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Presiden Jokowi Disebut Persilakan Muhaimin Iskandar Maju Sebagai Calon Wakil Presiden

Menurutnya, ada enam orang saksi yang diduga juga mengetahui kejadian di tempat indekos tersebut ikut dihadirkan dalam adegan prarekonstruksi.

Adegan diawali dari kedatangan pelaku yang membonceng korban dengan sepeda motor di tempat parkir indekos.

Menurut Made, adegan dilanjutkan di dalam kamar indekos nomor 40 itu, seluruh adegan dilakukan sesuai dengan berita acara pemeriksaan tersangka.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Adegan di tempat kos sesuai dengan yang terjadi saat itu,” kata Ni Made Sriniri.

Adapun temuan fakta baru dalam prarekonstruksi, lanjut dia, akan menjadi materi dalam penyidikan lanjutan.

Sebelumnya, pihak kepolisian memastikan ABK (16) yang merupakan putri penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo mengalami kekerasan seksual sebelum meninggal.

Tim penyidik Polrestabes Semarang menemukan sejumlah bukti luka di organ vital korban.

“Terdapat luka di kemaluan korban, luka di tiga titik,” terang Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar kepada awak media, Senin 22 Mei 2023.

Masih dari keterangan Irwan, modus operandi tersangka Ahmad Nashir (22) yaitu mengajak korban meminum minuman keras (miras) dan menyetubuhinya hingga korban tewas.***

Berita Terkait

Dari Pena ke Portal: 24jamnews.com Dukung Hidupkan 1.250 Media Lokal di Indonesia
Reposisi Hallo.id Perkuat Keberadaan Sebagai Media Ekonomi Berbasis Data Dan Analisis
Sapulangit PR dan Persrilis.com Bisa Tayangkan Ribuan Press Release, Efektif untuk Pemulihkan Nama Baik
Sapulangit PR dan Persrilis.com Berikan Jasa Public Relations dan Komunikasi Terpadu Lewat Press Release
HMN Media Holding Tunjuk Wartawan Senior Dharono Trisawego Sebagai Pemimpin Redaksi Hallobandung.com
Semoga Allah mengisi hari-hari dengan kebahagiaan, dengan keimanan, dengan ketenangan
Seperti fajar yang menyingsing di ufuk timur, semoga Lebaran ini membawa cahaya yang makmur
Jasa Reputation Management dan Image Restoration (Pemulihan Citra) dengan Implementasi Publikasi Press Release

Berita Terkait

Jumat, 31 Oktober 2025 - 06:19 WIB

Dari Pena ke Portal: 24jamnews.com Dukung Hidupkan 1.250 Media Lokal di Indonesia

Selasa, 12 Agustus 2025 - 06:49 WIB

Reposisi Hallo.id Perkuat Keberadaan Sebagai Media Ekonomi Berbasis Data Dan Analisis

Senin, 19 Mei 2025 - 08:28 WIB

Sapulangit PR dan Persrilis.com Bisa Tayangkan Ribuan Press Release, Efektif untuk Pemulihkan Nama Baik

Senin, 21 April 2025 - 12:01 WIB

Sapulangit PR dan Persrilis.com Berikan Jasa Public Relations dan Komunikasi Terpadu Lewat Press Release

Sabtu, 12 April 2025 - 09:57 WIB

HMN Media Holding Tunjuk Wartawan Senior Dharono Trisawego Sebagai Pemimpin Redaksi Hallobandung.com

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB